David Luiz Senang Buktikan Mourinho Salah Bahwa Bek Harus Pesimis

David Luiz Senang Buktikan Mourinho Salah Bahwa Bek Harus Pesimis

David Luiz Senang Buktikan Mourinho Salah Bahwa Bek Harus Pesimis – Setelah menjadi bintang dalam kebangkitan Chelsea musim ini, bek tangguh The Blues, David Luiz meyakini bahwa dirinya telah berhasil membuktikan anggapan Jose Mourinho salah bahwa pemain bertahan harus pesimis.

Mourinho menjual pemain timnas Brasil tersebut ke Paris Saint-Germain pada tahun 2014 silam. The Special One kala itu menilai gaya bermain Luiz tidak terlalu mengesankan dirinya, karena dirinya menginginkan seorang pemain bertahan yang mampu melakukan pressing ketat kepada bek lawan.

Pemain berusia 30 tahun kini telah menjadi tokoh penting di jantung pertahanan Chelsea sejak kembali ke klub pada bulan Agustus lalu, dan menjadi andalan Conte di posisi bek sentral dalam formasi dengan tiga pemain bertahan.

Penampilannya telah menjadi alasan utama dalam perjalanan Chelsea menuju gelar Liga Premier Inggris musim ini, dan The Blues akan menjadi juara jika berhasil mengalahkan West Brom pada hari Sabtu (12/05) dini hari WIB. Dan David Luiz pun mengakui bahwa Mourinho bukanlah satu-satunya orang yang meragukan caranya bertahan.

Berbicara kepada Daily Mail, Luiz mengatakan: “Itu bukan hanya Mourinho [yang menganggap pemain belakang harus bisa pesimis].”

“Di Brasil mereka mengatakannya juga, pemain belakang harus pesimis, saya tidak bisa begitu. Saya selalu optimis dalam hidup saya, saya positif. Saya selalu berpikir dan memimpikan hal terbaik,” papar sang pemain.

“Tapi saya tahu dimana saya berada, saya tidak ingin mengambil perahu kecil saya dan melawan gelombang 20 meter, mungkin saya bisa berkeliling di sisinya, dan kami akan sampai. Saya akan coba mencari jalan,” pungkasnya.

Inggris Dikuasai Pelatih Italia 2 Musim Beruntun, Ini Komentar Ranieri

Inggris Dikuasai Pelatih Italia 2 Musim Beruntun, Ini Komentar Ranieri

Inggris Dikuasai Pelatih Italia 2 Musim Beruntun, Ini Komentar Ranieri – Claudio Ranieri merasa bangga karena gelar Liga Premier Inggris musim ini berhasil direbut oleh rekan senegaranya Antonio Conte, setelah pelatih asal Italia itu memandu Chelsea meraih kemenangan di musim pertamanya di Inggris.

Conte memastikan status kejuaraan Chelsea dengan kemenangan 1-0 pada pertandingan di West Bromwich Albion, di mana musim lalu, The Blues yang menyandang status juara bertahan di musim 2014/2015 hanya mampu finis di posisi ke-10 klasemen akhir Liga Premier Inggris.

Kemenangan Chelsea ini sekaligus menjadikan Conte sebagai pelatih asal Italia keempat yang memenangkan Liga Primer Inggris, mengikuti jejak Roberto Mancini, Carlo Ancelotti dan Claudio Ranieri. Selain itu, kemenangan ini berarti Inggris dikuasai oleh pelatih asal Italia selama 2 musim beruntun, di mana tahun lalu, Ranieri secara mengejutkan memimpin Leicester City mendapat gelar sensasional sebelum dipecat pada bulan Februari.

“Saya bangga bisa memberikan gelar Liga Primer Inggris ke Antonio Conte, dari satu pelatih Italia ke pelatih Italia lain, sebuah pengakuan besar atas manajemen pembinaan kami,” kata Ranieri kepada La Gazzetta dello Sport.

“Setelah dongeng Leicester, petualangan Chelsea yang indah ini, tidak mudah mendapatkannya pada usaha pertama, tapi Conte lulus ujiannya dengan berbagai warna saat debutnya di sepakbola Inggris,” terangnya.

“Antonio melakukan pekerjaan yang bagus dalam segala hal, berurusan dengan tim, hubungannya dengan dunia luar dan hubungan dengan media,” tegas Ranieri.

“Setelah mengatakan semua itu, masalah mendasar tetap menjadi tugas pelatih,” pungkas Ranieri.

Chelsea akan menutup musim mereka dengan menjamu Watford dan Sunderland di Stamford Bridge, sebelum menghadapi rival London, Arsenal di final Piala FA pada 27 Mei mendatang.

Berita ini kami ambil dari Sumberbola.com. Bagi para pembaca yang ingin membaca berita bola lainnya, Anda dapat langsung saja mengunjungi Sumberbola.com. Di Sumberbola.com, Anda juga dapat melihat cuplikan gol pertandingan tadi malam, klasemen bola dan jadwal siaran bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *